Gladhen Jemparingan Anak

0
740

“.. andai kita besok dipanggil-Nya, siapa yang akan meneruskan tradisi jemparingan?” pertanyaan menarik dari mas Eko saat sharing pengalaman dan mimpi-mimpinya dalam Rembug Jemparingan Nuswantoro.

” .. bukan salah mereka kalau mereka lebih bangga berbusana seperti itu, rambut warna-warni, berdandan ala ksatria jepang – tapi salah kita karena tidak memperkenalkan budaya adiluhung ini kepada mereka” komentar mas Agung saat menyaksikan festival kerjasama kebudayaan dua kota yang digelar di Jogja.

Kami berharap ini tidak terjadi di sini. Paseduluran Jemparingan Langenastro bersama Jemparingan Dewondanu dan Paguyuban Jemparingan Langen Progo menggelar gladhen jemparingan untuk anak-anak. Ruang yang masih sangat terbatas bagi anak-anak untuk mengenal lebih jauh seni tradisi jemparingan.

Gelaran gladhen jemparingan khusus anak-anak ini mengawali acara Rembug Jemparingan Nuswantoro yang dilaksanakan pada hari Minggu, 8 Januari 2017. Gelaran yang diharapkan dapat memberikan semangat baru kepada para penggiat jemparingan yang hadir mewakili 13 paguyuban jemparingan. Gelaran yang menjadi energi tambahan untuk semangat kebersamaan yang akan dibangun bersama.

LEAVE A REPLY