Sumsuman Tanggap Warsa Kaping III Langenastro

0
490

Di akhir rangkaian kegiatannya, Langenastro seperti biasa menggelar acara evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan selama perencanaan kegiatan hingga kegiatan berlangsung dan dinyatakan selesai dengan pembubaran panitia pelaksana kegiatan.

Dalam setiap acara evaluasi dan pembubaran panitia ataupun penutup satu kegiatan semacam ini, Langenastro selalu menghadirkan sajian khusus berupa jenang sumsum. Tradisi sajian jenang sumsum atau lebih dikenal dengan istilah “sumsuman” adalah bentuk ungkapan syukur kepada-Nya dan muncul di hampir semua ritual selamatan masyarakat Jawa sebagai simbol doa, harapan, persatuan dan semangat masyarakat Jawa.

Warna putih jenang sumsum diartikan sebagai bersihnya hati. Rasa manis pada adalah simbol kesejahteraan karena gula merupakan bahan pangan yang hampir dipakai di semua masakan Jawa dan harganya tidak murah. Tekstur lengket jenang sumsum diartikan persatuan dan kesatuan. Menandakan adanya keharmonisan dalam keberagaman.

DSC_0535

DSC_0532

DSC_0530

LEAVE A REPLY